Mata Angin Bali


Kalau kamu berjalan2 di tanah orang, kemungkinan besar kamu akan turun dari mobil dan bertanya arah pada masyarakat lokal.

Aslinya, proses bertanya tidak sesederhana itu. Setiap daerah punya cara berbeda untuk menunjukkan arah.

Saat bertanya arah di Jawa Timur, orang sekitar berkata “Nganan” yang artinya ke kanan, dan “Ngiri” yang artinya ke kiri.
Beda bahasa sedikit tak masalah. Kalau di Bali, orang menunjukkan arah dengan sistem yang jauh berbeda dengan orang Jawa.

Saya turun dari mobil dan seorang satpam dan kumpulan bapak-bapak berkata, “Nah, dari sini lurus ke Timur, belok ke Selatan, biar bisa kembali lagi Barat.”
Bingung deh saya…

Di sisi lain, saya jadi tahu bahwa orang Bali selalu tahu dimana mengarah.

Kata Bli Dewa, manajer di Jati homestay saya, mata angin menjadi hal yg penting bagi mereka. Setiap mata angin punya fungsi tersendiri di tempat tinggal mereka.

Utara    : Tempat Orang Tua atau yang Dituakan.
Timur : Tempat Orang Muda
Selatan: Dapur
Barat    : Tempat Ibadah

Hal ini menjadi “feng shui” penting bagi orang Bali. Oleh karenanya, mereka selalu tahu kemana mengarah untuk menjalani aktivitas.

Untuk info lebih lengkap mengenai feng shui ala Bali atau Asta Kosala Kosali dapat Anda simak disini.

Kini, saat anda membaca blog ini, tahukah kemana Anda sedang mengarah?

2 responses to “Mata Angin Bali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s